PMII UNILA : Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh: Info PMII
Showing posts with label Info PMII. Show all posts
Showing posts with label Info PMII. Show all posts

4 Jun 2018

Peduli Sesama, PMII Komisariat Universitas Lampung Berbagi Takjil Ramadan

Berbagi Takjil oleh PMII Unila


Bandar Lampung, PMII News-- Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Universitas Lampung pada Senin (4/6/2018) sore hari menjelang maghrib membagikan takjil sebagai wujud kepedulian kepada pengendara bermotor di kawasan lampu merah Polinela dan bundaran Hajimena. Bulan suci Ramadhan, momentum untuk berbagi  kepada sesama manusia, ini merupakan salah satu bentuk pengimplementasian dari Nilai Dasar Pergerakan PMII yaitu hablum minannas.

Ketua Kopri PMII universitas Lampung, sahabat Lela Setianingsih, mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk berbagi takjil kepada mereka yang sedang dalam perjalanan agar bisa berbuka puasa tepat pada waktunya 

“Meski mereka sedang dalam perjalanan, berbuka puasa itu harus disegerakan, bulan ramadhan jadi momen kita untuk memperbanyak amal dan kebaikan untuk sesama” tuturnya.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan kesekian kalinya dan mudah-mudahan dapat terus berjalan disetiap tahun pada bulan suci ramadhan untuk menambah semangat para kader PMII dan juga bentuk kepedulian terhadap sesama.

Senada, Yoga Aji Saputra , Salah satu anggota PMII Rayon Mipa  berharap dengan adanya kegiatan ini mampu meningkatkan kepedulian terhadap sesama

“Semoga setelah ini kita menjadi lebih peka terhadap sesama sekaligus mengimplentasikan dzikir fikir dan amal sholeh setap kader PMII” tutupnya. (SH/RPS)

1 Jun 2018

Hari Pancasila, PMII Unila Himbau Jangan Lupakan Sejarah dan Perjuangan Pahlawan Indonesia

selamat Hari Lahir Pancasila
Bandar Lampung,  PMII News - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Universitas Lampung, dalam rangka hari lahir Pancasila,  ajak pemuda-pemudi untuk mengingat dan mendoakan para pahlawan yang sudah memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Siti Makrifah,  Ketua Komisariat PMII Universitas Lampung menyayangkan semakin banyak pemuda yang mulai apatis terhadap pahlawan

"Pemuda sekarang semakin banyak yang enggan datang untuk ziarah ke makam pahlawan, mungkin hanya saat hari-hari besar saja datang ke sini (makam pahlawan) , maka dari itu kita harus mengajak pemuda agar kembali mengingat jasa - jasa beliau yang sudah mendahului kita" ungkapnya.  Jumat (1/6/2018)

Dalam momen hari Pancasila,  beberapa anggota dan kader PMII universitas Lampung, bersama berdoa untuk pahlawan yang ada di lampung dan Indonesia umumnya.


Senada,  Riski Firmanto selaku Wakil Ketua Media dan Eksternal PMII Universitas Lampung berpesan agar pemuda jangan pernah melupakan sejarah dan jasa para pahlawan

"Sejarah itu penting,  jangan lupakan itu,  dan begitu banyaknya jasa para pahlawan harus kita kenang dan teladani betapa mereka berjuang untuk bangsa dan negara yang kita cintai ini, doakan agar mereka ditempat kan di sisi Tuhan yang paling layak untuk para pendahulu kita" tutupnya.

Untuk di ketahui, kegiatan ini dimulai dengan pembacaan surat yasin dan berdiskusi mengenang jasa para pahlawan di indonesia. (RFz)

31 May 2018

Tingkatkan Ukhuwah Basyariyah, PMII Unila Gelar Buka Bersama dan Diskusi Menyambut hari Pancasila

Yasinan Rutinan PMII Unila
Bandar Lampung, PMII News- Menjaga persaudaraan dan peningkatan hubungan setiap anggota dan kader, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Universitas Lampung gelar Buka Bersama dan Diskusi menyambut hari lahirnya Pancasila yang menjadi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terjadi tepat tanggal 1 juni 2018 esok hari, kemiling,  Bandar Lampung.  Kamis (31/5/2018)


Kegiatan yang di awali dengan buka bersama, yasinan rutinanan, dan dilanjut berdiskusi bersama bertujuan untuk terus menjaga ukhuwah Basyariyah keluarga PMII Unila, dihadiri anggota dan kader dari setiap rayon.

Ketua Rayon Fisip,  Ahmad Robiul Zikri Menuturkan dengan adanya kegiatan seperti ini untuk terus menjaga kekompakan kerjasama antar rayon

"Semakin erat tali persaudaraan dan kekeluargaan seluruh sahabat PMII Unila" ungkapnya

Senada, Ketua 1 Kaderisasi Rayon Hukum,  Rizki Prima Arya berpesan untuk saling mengenal dan lebih dekat lagi setiap anggota antar rayon

"Kita harus lebih saling mengenal,  jadi tidak berpatok akrab sesama rayon saja,  namun antar rayon kita memang harus saling menjaga dan mempereratkan tali ikatan kekeluargaan" ungkapnya

Untuk di ketahui, dalam sela-sela diskusi juga membahas tentang sejarah yasinan di Indonesia yang di paparkan ketua bidang ke agamaan PMII Unila, sahabat Suhendra.  (RFz)

19 May 2018

Momentum Ramadan, PMII Rayon Fisip Kuatkan Silahturahmi Lintas Generasi

Silahturahmi alumni PMII Unila

Bandar Lampung, PMII News--Momentum Suasana Ramadhan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Fisip gelar Sowan (Budaya Mengunjunginya Senior ataupun Kyai - Kyai Pondok Pesantren) dengan alumni PMII Universitas Lampung.

Kegiatan yang bertujuan menguatkan jalinan silaturahmi antar sesama keluarga PMII Universitas Lampung ini di ikuti Anggota dan Kader PMII Rayon Fisip, Hukum,  Pertanian,  FEB,  FMIPA, dan FKIP Universitas Lampung, berkunjung ke kediaman Sahabat Imam Santoso sekeluarga. Sabtu (19/5/2018)

Sehubungan dengan kegiatan ini, Ketua PMII Rayon Fisip,  A Robiul Zikri berharap semakin kuatnya silahturahmi antara kader dan alumni

"Antar mahasiswa warga Pergerakan dengan para senior sehingga muncul sinergisitas antar generasi dalam membangun PMII Unila" tutur nya,

Senada dengan hal tersebut,  Imam Santoso Alumni PMII Rayon Fisip,  yang Juga Salah Satu Founder UKM F Cakrawala Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Menitipkan kan harapannya agar PMII lebih mandiri

"PMIi harus mandiri, bisa memberikan karya yang lebih nyata, lebih sinergi dan dapat menghasilkan kader yg profesional serta militan,  untuk mengisi setiap ruang yang sudah ada dan dapat menciptakan ruang baru yang bisa bermanfaat bagi kader khususnya, serta masyarakat umumnya" harapnya,  yang kini mengabdi di masyarakat sebagai salah satu Guru di SMA 17 Bandarlampung.

Kegaiatan ini diawali dengan Berbuka Bersama dan Diskusi Pergerakan PMII di Universitas Lampung. (RFz)

15 May 2018

Sambut Bulan Suci Ramadhan, PMII Unila Gelar Istighosah dan Doa Bersama

Doa dan Istighosah PMII Unila | Doc. Riski

BANDAR LAMPUNG.  Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Lampung, Gelar Doa dan Istighosah bersama, di gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama    (PWNU) III Rajabasa,  Bandarlampung. Selasa(15/05/18)

Acara yang ikuti beberapa anggota dan para kader PMII Komisariat Unila, bertujuan untuk menyambut bulan suci Ramadhan serta untuk memanjatkan doa, atas apa yang saat ini sedang terjadi di negara kita, dimana sejumlah gerakan radikalisme dan terorisme belakangan ini menjadi hot issu di kalangan masyarakat khususnya warga lampung dan sekitar nya.

M Irfan, Salah Satu Kader PMII Rayon Fisip Mengungkapkan kegiatan belakangan yang terjadi di Indonesia sangat memperihatinkan
"Sehubungan dengan aksi yang pertama  terjadi di Mako Brimob, kerusuhan di lakukan oleh sekitar 100 narapidana teroris serta menewaskan 5 seorang polisi sekaligus. kemudian di susul peledakan bom bunuh diri di surabaya, dengan lokasi tempat peribadatan umat nasrani, apalagi dengan asumsi “JIHAD”, itu adalah sebuah  tindakan yang konyol dan tidak dibenarkan dalam agama" ungkapnya

Selepas memimpin istighosah Gus. Azhom selaku Wakil Ketua Bidang Keagamaan  Rayon Hukum berpesan, agar kita semua tetap saling menjaga satu sama lain, tetap menjaga diri dalam bergaul dan bermasyarakat terutama dengan orang yang baru kita kenali. "Semoga tidak ada lagi aksi-aksi serupa yang merugikan banyak pihak dan mengancam keselamatan umat berbangsa dan bernegara" harapnya.

Kemudian acara di lanjutkan dengan kultum, terkait kiat-kiat buan suci ramadhan dalam kitab “sullamut taufiq”. Yang di pimpin langsung oleh sahabat Nuril Ikhsan, selaku Ketua keagamaan PMII Rayon Hukum.

Yang membahas tentang Nikmat ramadhan, Sholawat terhadap Rassul, Hal-hal yang di anjurkan saat ramadhan, Hal-hal yang membatalkan puasa, dan Hukum wajib dan tidak nya berpuasa.

Penulis : M.  Irfan Rifai (PMII Rayon Fisip)
Editor : Riski Firmanto

28 Apr 2018

Kopri PMII Rayon Hukum Gelar Kartini Days

Kartini Days (Doc.  PMII Rayon Hukum)

Bandarlampung. Korps PMII Putri Rayon Hukum gelar kegiatan Kartini Days,  di Pkor Anjungan Kota Bandar Lampung. Minggu (29/04/2018)

Kegiatan Kartini Days yang mengusung tema "Membentuk Kader Kopri PMII Dengan Jiwa "Kartini"  (Kreatif,  Aktif, Rasional,  Tangguh, Indah,  Nasionalis, dan Intelektual) " turut di Hadiri Siti Khoiriyah, S.H.I.,M.H. selaku pemateri pertama, Ayu Megasari, S.S. Pemateri Kedua, anggota dan kader Kopri Rayon Hukum ,  delegasi setiap rayon di komisariat Unila,  PMII Komisariat Damajaya, PMII STKIP,  PMII Universitas Saburai,  PMII UBL.


Ketua Kopri Rayon Hukum, Dewi Maryani Sukma menjelaskan Wanita dan laki-laki bisa saling menghargai kemampuan satu sama lain

"Perempuan harus sadar akan dirinya perempuan yang paham akan peran dan kodratnya serta mampu berdaya saing di bidang ekonomi, pembangunan, politik dan pendidikan untuk menjadi perempuan-perempuan sukses di masa depan" tuturnya


Senada dengan hal tersebut,Ketua Rayon Hukum,  Kausar Jumahir Lesen berharap agar perempuan sekarang tidak seperti dulu yang sibuk urusan dapur dan yang lain

"perempuan harus terus berkembang khususnya Kopri PMII mampu berbuat lebih untuk masyarakat, dan agama,  serta dalam kegiatan ini dapat melahirkan kartini-kartini selanjutnya" tutup kausar.

Dalam kegiatan ini juga akan menampilkan hasil dari lomba Artikel,  lomba Foto kontes dan Miss Kartini 2018. (RFz)

31 Mar 2018

PMII Rayon Fisip Gelar Sekolah Demokrasi


Bandarlampung. Pergerkan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon FISIP Komisariat Universitas Lampung Sukses adakan Sekolah Demokrasi di Mahan Demokrasi, Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota BandarLampung, Kamis (29/03/2018).
Sekolah Demokrasi yang diselenggarakan oleh PMII Rayon FISIP ini mengusung tema "Isu-Isu Strategis Undang-Undang Pemilu dan Peran KPU Kota Dalam Mensukseskan Pilkada 2018".  Dalam sambutannya Ketua PMII Rayon FISIP Sahabat Ahmad Robi Ulzikri menyampaikan bahwa tujuan diadakan sekolah demokrasi adalah dalam rangka pembelajaran demokrasi melalui pemahaman dan pengenalan Undang-Undang Pemilu dan juga simulasi pemilihan di Mahan Demokrasi.

"Rayon FISIP menjadi pioner dalam kajian-kajian terkait isu-isu baik sosial maupun politik termasuk perkembangan demokrasi, tujuan diadakan sekolah demokrasi adalah dalam rangka pembelajaran demokrasi melalui pemahaman dan pengenalan Undang-Undang Pemilu dan juga simulasi pemilihan di Mahan Demokrasi" menurut Ahmad Robiul Dzikri, ketua PMII Rayon FISIP dalam sambutannya pada acara Sekolah Demokrasi (29/03/2018).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan diskusi di Aula Mahan Demokrasi KPU Kota BandarLampung yang diisi materi oleh Ketua KPU Kota Bapak Fauzi Heri ST, Juga Komisioner KPU Kota Bandar Lampung Fadilasari, Sos., MH. Acara dilanjutkan dengan nonton filem proses pemilihan walikota, praktik simulasi pencoblosan Pemilu dan diakhiri sesi penyerahan plakat oleh Ketua Rayon FISIP kepada KPU Kota Bandar Lampung.

Turut hadir Sahabat Hendy Novrian dari Pengurus Cabang PMII BandarLampung, dan juga perwakilan sahabat-sahabat dari rayon yang ada di komisariat Unila. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama. (RFZ)

15 Jan 2018

Gelar RTK ke 36, Siti Makrifah Nahkodai PMII Universitas Lampung



Bandarlampung.  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)  Komisariat Universitas Lampung sukses gelar RTK (Rapat Tahunan Komisariat)   ke 36 yang mengusung tema "Membangun PMII Melalui Gerakan Back to Campus serta meningkatkan intelektualitas, militansi, dan kesolidan warga pmii menuju kejayan PMII di Universitas lampung" di PWNU 3 Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat - sabtu kemarin (12-13/01/2018).

Rapat Tahunan Komisariat PMII ini di hadiri Sahabat Erzal Syahreza selaku Ketua Cabang PMII Bandar Lampung,  Alumni PMII Unila, 52 orang Anggota PMII Unila, dan beberapa anggota dari PMII Komisariat UIN Raden Intan,  PMII Komisariat Darmajaya,  PMII Komisariat STKIP Bandar Lampung, dan PMII Komisariat Saburai.


Ketua Pelaksana,  Silvando Rananda Sukma menjelaskan
Kegiatan yang di gelar setahun sekali bertujuan untuk mendemisionerkan dan memilih ketua komisariat selanjutnya.

Rapat Tertinggi dalam tingkatan komisariat ini Menghasilkan beberapa nama calon ketua,  yaitu Siti Makrifah (Fisip 2014), Kharisma (FH 2015),  Ahmad D.  Falamy (FH 2015),  Riyan Agung (FP 2014),  Yogi Prayogo (FMIPA 2014),  Dan Riski Firmanto (Fisip 2015).

Setelah melalui berbagai tahap akhirnya Siti Makrifah terpilih menjadi Ketua PMII Komisariat Universitas Lampung periode 2017 - 2018 .

Siti Makrifah selaku Ketua Terpilih PMII Komisariat Unila mengungkapkan memprioritaskan arah gerakan seperti ke ilmuan dan mengembalikan nilai nilai ciri khas PMII Universitas Lampung



"Yang jelas Harapan nya untuk PMII kedepan lebih baik. Kita kibarkan panji-panji pergerakan serta menggaungkan nilai-nilai ahlussunnah wal jamaah, sesuai dengan visi saya yaitu kembali kekampus untuk membangun keilmuan, dan kembali kemasjid untuk membangun eksistensi. Dan yang menjadi arah gerakan adalah mempertahankan nilai-nilai yang menjadi ciri khas PMII Komisariat universitas lampung" terang Siti Makrifah yang juga mahasiswa ilmu komunikasi angkatan 2014.


Selain itu,  Hendy Novrian selaku demisioner sebelumnya berharap kepengurusan selanjutnya bisa lebih baik, banyak kegiatan yang produktif,  kegiatan yang dapat meningkatkan intelektualitas anggota dan kader dan kegiatan yang mampu mengembangkan bakat dan minat anggota dan kader PMII itu sendiri. (RFZ)

11 Jan 2017

Inilah Beberapa Kebiasaan Kader PMII

PMII sebagai organisasi kaderisasi selalu melakukan perubahan yang berorientasi pada pengkaderan warganya. Di dalam melakukan perubahan perubahan tersebut, terkadang sadar atau tidak sadar ada hal yang menjadi kebiasaan bagi kader PMII. Beberapa kebiasaan tersebut antara lain yaitu :

Ngopi
Kopi – minuman khas satu ini memang memiliki banyak penikmat, bahkan di lingkungan aktivis PMII. Kopi selalu menemani setiap kader dalam melakukan aktivitasnya, meskipun tidak semua kader merupakan penikmat kopi, tetapi dapat dipastikan dimana bumi dipijak oleh aktivis PMII, maka akan selalu ada kopi menemaninya, kata mereka, kopi lah sumber inspirasi.

Diskusi
Sudah tidak asing lagi ketika mendengar kata diskusi. Diskusi merupakan salah satu sumber asupan intelektual bagi warga PMII. Setiap perbincangan oleh antar kader PMII merupakan sebuah diskusi yang selalu menghasilkan kesimpulan yang bermanfaat, meskipun terkadang diselingi oleh canda – tawa diantaranya.

Ngaji
Asupan gizi rohani PMII – Ngaji – merupakan salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh kader – kader PMII. Sebagai insan yang Islami, ngaji selalu menemani, dengan ngaji hati akan selalu suci, dengan ngaji ketentraman hidup akan selalu mengiringi, sampai mati.

Aksi
Sebagai organisasi pergerakan mahasiswa, PMII selalu melakukan kritik terhadap tindak kesewenangan yang dilakukan oleh tirani yang berkuasa. PMII akan selalu melakukan aksi untuk kemaslahatan umat, aksi bisa dilakukan dengan demonstrasi sebagai bentuk tindak perlawanan, bisa juga dengan melakukan kritik melalui tulisan di media cetak maupun online.

Itulah beberapa hal yang disadari atau tidak, sudah menjadi kebiasaan bagi kader – kader PMII se-Nusantara.

20 Nov 2016

Sikap Tegas, PMII dan KMNU tidak ikut-ikutan Aksi Bela Islam Jilid 3

Sikap Tegas, PMII dan KMNU tidak ikut-ikutan Aksi Bela Islam Jilid 3



Bandarlampung. Beredarnya isu mengenai di catutnya nama PMII dan KMNU untuk mengikuti Apel Akbar Muslim yang akan dilaksanakan pada hari jumat (25/11) pekan depan di adipura menjadikan PMII dan KMNU mengambil sikap tegas. PMII dan KMNU berkomitmen bahwa hal itu tidak benar, karna sudah jelas bahwa PBNU sudah menghimbau agar seluruh Banom (Badan Otonom) NU untuk tidak ikut-ikutan aksi tersebut.

Ketua Umum PMII Komisariat Unila , Hendi Novrian dengan tegas menyatakan bahwa PMII dan KMNU tidak akan mengikuti Apel Akbar Muslim tersebut.

“PMII Unila secara tegas tidak membenarkan isu tersebut. Karena tidak ada intruksi langsung dari PBNU. Saya harap agar kader PMII unila tidak terpancing akan hal tersebut” ungkapnya saat ditanyai akan isu tersebut.

"ya kita minta nama KMNU di hapuskan,
Dan jika tidak juga di hapus akan kami proses secara hukum" Tambah Ahmad Nur Fuad sekaligus Ketua Umum KMNU Unila dalam menanggapi isu pencatutan nama PMII dan KMNU .

Dalam hal ini, Iwan Satriawan SH. MH Dosen Fakultas Hukum sekaligus salah satu senior Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menghimbau untuk tidak terlalu terbawa emosi akan hal tersebut.

“PMII tidak ikut-ikutan, sudah dijadikan tersangka dan sudah minta maaf, kok masih juga didemo” tutupnya. (RFz/)

16 Oct 2016

PB PMII: Selamatkan Indonesia Dari Ketidakpastian Hukum!

PB PMII: Selamatkan Indonesia Dari Ketidakpastian Hukum!

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menilai penegakan hukum dan hak asasi manusia adalah kunci penting di dalam negara hukum. Sesuai peraturan yang ada, Indonesia adalah Negara hukum, tapi secara substansi jauh panggang dari api. Penegakan hukum bisa dibilang  masih “melempem”. Kebijakan yang telah disusun belum “sakti” dalam tataran aplikasi.

Wakil Sekretaris Jenderal PB PMII Athik Hidayatul Ummah mengatakan, masalah-masalah yang kerap muncul dalam persoalan hukum di antaranya, penegakan hukum yang masih tumpul ke atas namun runcing ke bawah, penegakan hukum yang masih diwarnai penyalahgunaan wewenang oleh aparatnya, termasuk “budaya” pungli.

“Nampaknya potret buram penegakan hukum terjadi dari hulu hingga hilir: mulai dari penyelidikan, penyidikan, persidangan, dan bahkan penyimpangan terjadi di rumah tahanan,” katanya melalui siaran pers Ahad (16/10).

Di sisi lain, kata dia, kita harus berkaca pada paket-paket kebijakan ekonomi yang telah dirilis sebelumnya. Iintensitas kebijakan tersebut belum sebanding dengan efektivitas pelaksanaan. Tentu ini harus menjadi evaluasi dan pelajaran dalam rangka membuat paket-paket yang lain, termasuk paket reformasi hukum.

Oleh karena itu PB PMII menilai bahwa kebijakan yang akan dikeluarkan oleh pemerintah harus dikawal dengan baik. Adapun rekomendasi yang diberikan sbb:

1. PB PMII mendukung pentingnya menguatkan kehadiran negara dalam melakukan keadilan hukum dan hak asasi manusia untuk seluruh rakyat Indonesia.
2. PB PMII mendorong segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus menjadi peraturan yang berkualitas, efesien dan kongkrit, peraturan yang tidak tumpang tindih antara satu dengan lainnya, membawa manfaat untuk melindungi rakyat, tidak mempersulit rakyat, dan memberi keadilan bagi rakyat.
3. PB PMII mendukung penguatan KPK menumpas kejahatan korupsi. KPK harus bekerja secara profesional, independen, bebas dari intervensi politik, transparan, dan terpenting bekerja tanpa pandang bulu. Terutama segera menuntaskan skandal korupsi besar yang telah merugikan dan memalukan Negara.
4. PB PMII mendorong rekruitmen penegak hukum; polisi, jaksa, dan hakim, harus dilakukan secara transparan melalui online dan pengawasan eksternal.
5. PB PMII mendorong penyelenggaraan tata kelola cleen and good governance. Penyelesaikan kasus-kasus dan pelayanan publik harus dilakukan secara transparan.
6. PB PMII mendesak keseriusan reformasi lembaga penegak hukum sekaligus aparatnya. Pemerintah harus membangun penguatan kultur hukum (legal culture) yang positif secara massif dan sistematis untuk mengembalikan kepercayaan publik.
7. PB PMII mendorong segera disahkannya RKUHP yang Pancasilais.

15 Oct 2016

PMII English Centre Has Been Launched

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Lampung resmi meluncurkan program PMII English Centre pada Sabtu, 15 Oktober 2016. Acara ini digelar di Gedung ke-3 PWNU Lampung.

Peluncuran program PMII English Centre ini dihadiri oleh salah satu pendiri PMII di Lampung, yaitu Muhtar Lutfi, S.H, M.H, tokoh agama Drs. H. Ahmad Saiful Islam, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Karomani, M.Si, Akademisi Unila Dr. Budi, M.Si, inisiator PMII English Centre Novita Nurdiana, M.Pd, dan semua anggota PMII Unila.

Inisiator PMII English Centre mengungkapkan bahwa PMII English Centre ini akan menjadi pusat kajian Bahasa Inggris PMII Unila, yaitu berupa pusat pembelajaran TOEFL, speaking, listening, reading, communication, speech, grammar, dll. Menurutnya, selain menjadi pusat kajian Bahasa Inggris, PMII English Centre ini juga akan mengajarkan untuk mengajar, tidak hanya mengajar Bahasa Inggris, tetapi mengajarkan apa saja keahlian dan potensi anggota PMII Unila.

“PMII English Center ini akan menjadi pusat kajian Bahasa Inggris, semua yang berhubungan dengan Bahasa Inggris seperti TOEFL, speaking, dan lainya akan kita wadahi dalam PMII English Centre ini, tidak hanya itu saja, ini juga akan menjadi program untuk belajar mengajar, apapun itu tidak hanya Bahasa Inggris” Ujar Novita yang juga alumni PMII Unila.

Mrs. Novita – sapaan akrab beliau – juga mengungkapkan bahwa melalui PMII English Centre ini kita akan mendidik semua anggota PMII Unila untuk menjadi agn intelktual yang bisa menguasai banyak bahasa, salah satunya Bahasa Inggris, tetapi tidak meninggalkan nilai-nilai Islam sebagai kebutuhan dasar rohani kita.

Sementara salah satu pendiri PMII di Lampung, Muhtar Lutfi mengatakan bahwa ia sangat terkesan dengan gerakan PMII English Centre ini, ia mengatakan bahwa hal ini mengingatkan ia kepada 50 tahun lalu ketika ia masih aktif menjadi mahasiswa dan kader PMII. “Hal ini sangat mengingatkan saya ketika 50 tahun yang lalu, ketika saya masih aktif menjadi mahasiswa dan aktif bergerak di PMII” Ujar Ayah Muhtar Lutfi sapaan akrab beliau.

Sedangkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Karomani, M.Si mengatakan bahwa dirinya siap mencarikan beasiswa lokal maupun internasional bagi kader-kader PMII yang aktif berproses dan memiliki kemampuan berbahasa internasional yang baik. “Saya siap mencarikan beasiswa lokal ataupun internasional yang aktif ber-PMII dan memiliki kemampuan berbahasa yang baik, terutama bahasa internasional yaitu Bahasa Inggris” Kata Prof. Dr. Karomani, M.Si.

Ubudiah

Ilmu

Aswaja